ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Dialog Bersama Pensiunan ASN, Johni Asadoma : Pemerintah Siap Terima Kritik dan Saran Konstruktif

Avatar photo
  • Bagikan

Untuk diketahui, jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia tahun 2024 sebanyak 32,4 juta lebih, dari total penduduk Indonesia sebanyak 280 juta. Dengan kata lain, persentase penduduk lansia sebesar 11,5% dari jumlah penduduk nasional.

Jumlah tersebut telah melewati ambang batas WHO sebesar 7%. Dengan demikian, Indonesia termasuk negara dengan kategori penduduk ‘Berusia Tua’ (Ageing Population).

Sementara itu, untuk NTT sendiri, jumlah lansia di tahun 2024 tercatat sebanyak 549,6 ribu jiwa lebih (9,8%) dari total penduduk sebanyak 5,6 juta jiwa. Angka tersebut pun melampaui standar perhitungan WHO, dan secara regional bisa dikategorikan berpenduduk ‘Berusia Tua’.

Baca Juga :  Polda NTT Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem di Wilayah NTT

Dalam kesempatan dialog ini, Wakil Gubernur mendengar langsung berbagai masukan, kritik dan saran konstruktif dari para pensiunan ASN untuk kemajuan provinsi kepulauan ini.

“Saya senang mendengarkan berbagai tanggapan dan masukan dari bapak ibu sekalian, dengan berbagai macam latar belakang dan pengalaman. Semuanya sudah saya catat dan nanti akan kami diskusikan lebih lanjut. Terima kasih banyak untuk masukannya,” ungkap Johni.

Baca Juga :  Araksi Tidak Punya Kewenangan Audit Dana Desa

Ketua panitia penyelenggara kegiatan ini, Frans Gana dalam laporannya mengatakan bahwa dialog ini diharapkan dapat memberikan semangat kepada lansia produktif bahwa umur bukanlah masalah melainkan anugerah yang patut disyukuri dan tidak menjadi penghalang untuk tetap terus produktif di usia tua.

Dirinya berharap agar para lansia harus tetap SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Produkti, dan bermartabat) dan menjadi teladan bagi orang lain serta bisa menghasilkan produk ekonomi untuk dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

Baca Juga :  Aliansi Mahasiswa NTT Unjuk Rasa di DPRD NTT Tolak UU KPK dan RKUHP

Dialog dalam rangka peringatan Hari Lansia ini turut dihadiri oleh Direktur Komisaris Independen Bank NTT, Kepala Bapperida Provinsi NTT, Anggota Komda Lansia Provinsi NTT dan para pensiunan ASN, BUMN, BUMD, dan pensiunan dosen di Perguruan Tinggi Negeri/Swasta serta pengusaha yang sarat pengalaman.

Kegiatan dialog ini diakhiri dengan pemberian voucher pemeriksaan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan Provinsi NTT kepada para lansia yang diserahkan secara simbolis oleh Wagub NTT kepada para lansia yang hadir

  • Bagikan