ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Delegasi Senator Amerika, Perwakilan PBB dan IFAD Pantau Program READSI di Kabupaten Kupang 

Avatar photo
Reporter : AVRANDO Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

Dijelaskan Novita Foenay, dampak positif dari pelaksanaan Program READSI tidak lepas dari penerapan Tekhnologi SMART FARMING yang menjadikan pertanian berbasis ekologi yang mengutamakan efisiensi, kualitas, kuantitas, dan kontinyuitas hasil produksi.

Program READSI juga dilanjutkannya, memberikan dampak positif lainnya yaitu peningkatan akses petani ke lembaga keuangan dan perluasan daerah pemasaran produk hasil pertanian petani. Hal tersebut tentunya dapat mendorong masyarakat petani agar pola usahanya berubah dari bertani sekedar memenuhi kebutuhan keluarga, menjadi pola usaha pertanian berkonsep bisnis, yang akan memberikan keuntungan ekonomi lebih pada petani.

“Keberhasilan Program READSI ini tentu juga tidak akan tercapai tanpa adanya dukungan dari para Penyuluh Pertanian khususnya di daerah-daerah interfens, serta Fasilitator Desa Readsi selaku pendamping teknis Program READSI di Desa. Saya berharap melalui kunjungn ini saya hubungan kerjasama yang telah terjalin bersama Amerika Serikat ini bisa berlanjut, dan Progra READSI serta program-program lainnya yang didukung Pemerintah Amerika Serikat, bisa berlanjut dan ditingkatkan di Kabupaten Kupang”, tutup Novita.

Baca Juga :  Pemkab Flores Timur Gelar Forum Program Pembentukan Peraturan Daerah

Sementara itu salah seorang Delagasi Senator Kongres Amerika Peter Yeo mengatakan, Amerika Serikat melalui IFAD akan terus memantau pelaksanaan Program READSI ini untuk memastikan bantuan yang dieberikan bermanfaat maksimal.

Program-program kegiatan pertanian yang dijalankan di Program READSI sendiri juga saat ini sedang dijalankan di Amerika Serikat, untuk meningkatkan ketahanan pangan di Amerika Serikat.

Baca Juga :  Karoops Polda NTT, Kombes Pol. Deonijiu De Fatima, Tinjau Posko Pengungsian di Desa Bokang

“ Program ini telah memberikan manfaat bagi petani di Amerika Serikat, dengan peningkatan hasil pertanian petani di Amerika Serikat ,” kata Peter Yeo .

Delegasi dari Amerika Serikat yang berkunjung ke Kabupaten Kupang yaitu, Molly Carpenter, George Hannum, Elizabeth Hunsaker, Rachel Kaela Huxley-Cohen, Adhi Kawidastra, Kathryn Jean Kross, Carmen Maria Leal Ramirez, Mary Glendora Meikle, Rachel Dove Mitnick, Peter Yeo, Sujala Pant, Gadis Ranty, Katherine Brooke Roberts, Micah Spangler, Chandrasa Sjamsudin, Mary Catherine Vance, Lesly Weber-McNitt, dan Romi Mardian.

Baca Juga :  BPTD NTT Siapkan Langkah Strategis membantu Para Pemudik Nataru 2024

Sementara itu turut mendapingi Plt.Sekda dalam kunjungan tersebut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kupang Amin Djuariah, Kepala BP4D Kabupaten Kupang Juhardy Selan, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Kupang Pandapotan Sialagan, Camat Kupang Barat Yusak Ulin, dan Kepala Desa serta Masyarakat Desa Oematnunu.

  • Bagikan