Ia memastikan, insiden kebakaran sama sekali tidak mengganggu operasional penerbangan di Bandara Internasional El Tari Kupang. Seluruh aktivitas penerbangan tetap berlangsung sesuai jadwal.
Selama proses pemadaman berlangsung, tercatat delapan penerbangan, baik keberangkatan maupun kedatangan, tetap beroperasi normal. Untuk menjaga aspek keselamatan, seluruh pesawat menggunakan runway 26 atau sisi timur landasan yang berseberangan dengan lokasi kebakaran.
“Keselamatan, keamanan, dan kelancaran operasional bandar udara tetap menjadi prioritas utama. Seluruh penerbangan berjalan sesuai jadwal tanpa ada yang terdampak akibat kejadian ini,” tegas Teguh.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam proses penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada kondisi cuaca yang panas, namun pihak bandara masih menunggu hasil investigasi lebih lanjut.
“Berdasarkan kondisi awal di lapangan, cuaca panas diduga menjadi salah satu kemungkinan penyebab. Namun, penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan,” tutup Teguh.
PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional El Tari Kupang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan personel, sarana, dan prasarana penanggulangan keadaan darurat guna memastikan keselamatan, keamanan, serta kelancaran operasional Bandara El Tari tetap terjaga
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











