Jenazah korban selanjutnya dievakuasi menggunakan KM SAR Punta Dewa dan dibawa ke Labuan Bajo untuk penanganan lebih lanjut, termasuk proses identifikasi oleh pihak berwenang.
Kapolda NTT melalui Kabidhumas Polda NTT menyampaikan bahwa jenazah dan bangkai kapal tersebut diduga kuat berkaitan dengan insiden tenggelamnya KM Putri Sakinah yang sebelumnya dilaporkan hilang di perairan Selat Padar.
“Polda NTT saat ini masih melakukan pendalaman dan koordinasi dengan seluruh instansi terkait guna proses identifikasi korban serta penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kejadian,” tambahnya.
Polda NTT juga mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jasa transportasi laut, agar selalu mengutamakan keselamatan pelayaran dan segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan kejadian atau objek mencurigakan di perairan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











