Namun, upaya pencarian korban menghadapi sejumlah kendala, di antaranya hujan deras disertai kabut tebal, kondisi tanah yang masih labil, keterbatasan alat berat, serta terputusnya jaringan listrik dan internet di lokasi bencana. Demi keselamatan bersama, pencarian korban dihentikan sementara dan direncanakan dilanjutkan keesokan harinya setelah alat berat tiba di lokasi.
Dalam peristiwa longsor tersebut, satu warga atas nama Albina Ria (54) dinyatakan meninggal dunia, sementara dua korban lainnya masih dalam proses pencarian. Sebagian warga Kampung Tuwa juga telah dievakuasi karena wilayah tersebut terisolasi dan rawan longsor susulan.
Sementara itu, Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang masih melanda sejumlah wilayah di NTT.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti longsor dan banjir. Jika terjadi hujan deras disertai angin kencang, segera menjauh dari lereng atau daerah rawan dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” tegas Kabidhumas.
Hingga kini, Tim SAR Brimob Polda NTT tetap bersiaga di lokasi untuk melanjutkan proses pencarian korban begitu kondisi memungkinkan. Seluruh personel dilaporkan dalam keadaan sehat dan siap melaksanakan tugas kemanusiaan demi keselamatan masyarakat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











