ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Lepas Sambut Danrem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Nunes ke Kolonel Inf. Hendro Cahyono Dengan Penuh Kekeluargaan.

Avatar photo
Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

KUPANG,fokusnusatenggara.com.com — Korem 161/Wira Sakti menyelenggarakan acara lepas sambut dari Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes, S.E., M.M kepada Kolonel Inf. Hendro Cahyono.

Pentingnya kolaborasi dan kerjasama untuk kepentingan masyarakat. Brigjen TNI Joao Xaviee Barreto Nunes, S.E., M.M yang telah menjaga keamanan dan kedaulatan Provinsi Nusa Tenggara Timor selama satu tahun 5 bulan, juga turut diapresiasi dalam acara tersebut.

Pada kesempatan yang penuh kehangatan ini izinkan saya mewakili pemerintah dan masyarakat provinsi Nusa tenggara Timur menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang Penuh hangat bersama ini dengan segenap pimpinan perangkat daerah dan baik tingkat provinsi maupun kabupaten kota dan terima kasih untuk semua pengabdian untuk semua kerja-kerja yang akan kami lanjutkan di waktu-waktu yang akan datang.

Baca Juga :  Brigjen TNI Xavier dan Kolonel Hendro Serahkan Piagam Penghargaan Apresiasi

Demikian yang di sampaikan Gubernur NTT pada amanatnya yang dibacakan oleh Sekda NTT yang di wakili oleh Sekda Provinsi NTT, bapak Kosmos D, Lana, S.H, M.Si pada kamis malam (31/07/2025) di Hotel Harper Kota Kupang.

Sementara itu Brigjen TNI Joao Xavies Barreto Nunes, S.E., M.M, menyampaikan sejak 20 Februari 2024, kurang lebih 1 tahun 5 bulan 10 hari, saya dan keluarga telah menorehkan jejak bakti pengabdian di wilayah Korem 161/Wira Sakti di Bumi Flobamorata Nusa Terindah Terberkati.

Baca Juga :  Panen Hadiah, Bank NTT Datangkan Doddie Latuharhari

“Dimana simpul-simpul jejak pengabdian yang telah kami torehkan berpedoman pada slogan yaitu Kenali, dengan Datangi dan Layani, sebagai filosofi dalam menjalankan inti program-program kerja saya antara lain Jumat bersih, Sabtu Hijau dan Minggu Sehat, peningkatan di bidang Ketahanan Pangan, mendukung Kebutuhan Dasar Masyarakat berupa pembangunan Sumur bor/Pompa hidram sebagai sarana sumber air bersih, pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)”, Ucap Brigjen Nunes.

Baca Juga :  “MEMAAFKAN”, Tidak Mengubah Masa Lalu, Namun Memperbesar Masa Depan

Ia menyampaikan beberap program yang di laksanakan seperti merenovasi beberapa gedung Sekolah Dasar sebagai wujud peningkatan Pendidikan di wilayah terpencil dan juga menjadi mediator dalam menyelesaikan masalah strategis di tapal batas, wilayah perbatasan Natuka.

  • Bagikan