Pesan damai dari vihara Kota Kupang.
KUPANG, fokusnusatenggara.com — Umat Buddha di Kota Kupang memperingati Hari Waisak dengan penuh khidmat melalui doa bersama dan ritual keagamaan di vihara.
Momen Hari Waisak menjadi ajang refleksi atas ajaran Sang Buddha serta menjadi simbol perdamaian dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT).
Waisak merupakan salah satu perayaan penting bagi penganut agama Buddha, yang memperingati tiga peristiwa agung dalam kehidupan Sang Buddha Gautama, yaitu kelahiran, pencapaian pencerahan, dan wafat atau Parinirvana.
Umat Buddha Kota Kupang melaksanakan rangkaian kegiatan selama sebulan penuh dalam menyambut Waisak ke-2569 Buddhist Era (BE) tahun 2025.
Hari Waisak dikenal sebagai Wisata Sananda dan dilaksanakan sesuai dengan arahan dari surat edaran Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











