“ Tindakan ini merupakan langkah tegas untuk melindungi masa depan generasi Papua dari dampak negatif alkohol. Tindakan ini merupakan langkah tegas untuk melindungi masa depan generasi Papua dari dampak negatif alkohol ,” katanya.
Karena penjualan minuman beralkohol ini kata Sebby sangat merusak masa depan masyarakat Papua, khususnya di Yahukimo.
Sebby Sambom juga meminta seluruh pasukan TPNPB di 36 Komando Wilayah Pertahanan untuk membakar kios-kios milik aparat militer dan imigran Indonesia yang menjual minuman beralkohol kepada warga sipil. Mereka meminta agar pasukan tetap teguh dalam perjuangan kemerdekaan bangsa Papua.
Tentunya peristiwa ini semakin memperburuk ketegangan antara TPNPB dan pihak keamanan Indonesia di Papua. TPNPB, yang juga disebut Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), menganggap langkah ini sebagai bentuk konsistensi perjuangan demi kemerdekaan Papua, yang selama ini dianggap terus diabaikan oleh pemerintah pusat. Selain itu, pembakaran ini dianggap sebagai peringatan agar pihak militer menghentikan aktivitas yang mereka nilai merusak masyarakat sipil.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











