“ Gerakannya sudah dipantau. Dia disusupkan militer Indonesia, menyamar sebagai guru untuk untuk mencari tahu keberadaan pasukan TPNPB di Ilaga atau wilayah konflik bersenjata. Karena itu pada kesempatan yang tepat, saat dilingkungan Polres, anggota kami tembak mati dia ,” jelas Sebby Sambom.
Terkait dengan hal tersebut jelas Sebby Sambom, Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB OPM sudah berulangkali mengumumkan sejak awal tahun 2023 lalu bahwa agar warga Papua jangan mau diperalat sebagai agen, intel militer Indonesia.
“ Sudah berulanagkali kami ingatkan. Jangan mau diperalat jadi agen intel militer Indonesia. Sudah ada datanya pada kami. Afda yang menyamar sebagai guru, perawat, tukang ojek dan pedagang bakso. Mereka tunggu saja, karena saatnya pasti akan ditembak mati ,” tegas Sebby Sambom.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











