ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

TPNPB OPM Klaim Tembak Mati Dua Agen Intel Militer Indonesia di Yahukimo

Avatar photo
Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

“Untuk itu kami tegaskan. Jangan tuding pihak lain dalam kasus penembakan ini. Kami bertanggung jawab atas penembakan dua intelijen militer Indonesia yang menyamar sebagai pendulang emas ilegal. Kalau aparat mau kejar kami, silakan datang ke markas TPNPB ,” tegas Sebby Sambom.

Sebby menuding insiden tersebut dipicu pernyataan Panglima TNI. Ia juga memperingatkan aparat agar tidak lagi menyamar sebagai pekerja sipil.

“TPNPB di 36 Kodap siap eksekusi seluruh agen intelijen Indonesia yang menyamar sebagai tukang bakso, tukang bangunan, tukang ojek, sopir taksi, maupun pendulang emas ilegal. Ini peringatan agar semua tempat pendulangan emas ilegal di Papua segera ditutup dan warga imigran segera keluar dari wilayah operasi,” katanya.

Baca Juga :  Dira Tome : KPK Bukan Malaikat

Selain itu masih dalam siaran rilisnya itu TPNPB OPM mendesak Presiden Prabowo Subianto menghentikan penggunaan warga sipil sebagai agen.

“Dua korban yang ditembak mati pasukan kami TPNPB OPM di Yahukimo telah membuka misi khusus negara Indonesia untuk mendidik Komcad dan Banpol lalu membuang mereka ke garis depan ,” tutup Sebby Sambom.

  • Bagikan