ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Taman Nasional Laiwanggi Wanggameti Terancam Penambang Emas Emas Ilegal, Walhi Minta Diselamatkan

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan
Divisi Hukum WALHI NTT, Yulianto Behar Nggali Mara ( Istimewa)

Yulianto juga menegaskan bahwa persoalan di Sumba bukan sekadar legal atau ilegal. Model pembangunan berbasis industri ekstraktif dinilai tidak sesuai dengan karakter ekologis Pulau Sumba yang memiliki daya dukung terbatas.

“Legalitas izin tidak menghapus dampak ekologis. Tambang legal tetap membuka lahan skala luas, mengubah bentang alam secara permanen, dan berisiko merusak sistem tata air,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa satu titik kerusakan di wilayah hulu dapat berdampak sistemik terhadap pertanian, peternakan, serta sumber penghidupan masyarakat adat dan komunitas lokal di wilayah hilir.

Baca Juga :  Kajari Manggarai Studi Banding dengan Terperiksa Kasus Dugaan Korupsi, Ini Tanggapan Kapuspen Kejagung

Desak Penindakan Tegas

WALHI NTT mendesak aparat penegak hukum segera menghentikan seluruh aktivitas tambang emas ilegal di kawasan penyangga Taman Nasional Laiwanggi Wanggameti serta menindak tegas pihak-pihak yang mengorganisir dan mengambil keuntungan dari praktik tersebut.

Selain itu, pemerintah daerah dan pemerintah pusat diminta tidak membuka ruang bagi pertambangan dalam bentuk apa pun di Pulau Sumba, baik ilegal maupun legal.

Baca Juga :  WALHI NTT Desak Transparansi: Polres Sumba Timur Dinilai “Mandek” Tangani Kasus Tambang Emas Ilegal

“Sumba bukan wilayah industri ekstraktif. Sumba harus dijaga sebagai ruang hidup demi keberlanjutan generasi sekarang dan mendatang,” tutup Yulianto

  • Bagikan