ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Dalami Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi, Kapal Phinisi KM Pasole Ditpolairud Polda NTT Pasang Police Line

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
Phi
Dalami Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi, Kapal Phinisi KM Pasole Ditpolairud Polda NTT Pasang Police Line ( Ist)

KUPANG, fokusnusatenggara.com  —  Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Nusa Tenggara Timur terus mendalami dugaan tindak pidana penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi yang melibatkan sebuah kapal phinisi di wilayah perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Kapal phinisi KM Pasole GT 39 diamankan personel Marnit Labuan Bajo saat patroli rutin pada Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 14.23 Wita. Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan sejumlah jerigen berisi BBM yang diduga berasal dari solar subsidi.

Direktur Polairud Polda NTT, Kombes Pol. Irwan Deffi Nasution, mengatakan pihaknya bergerak cepat menindaklanjuti temuan tersebut guna mencegah praktik penyalahgunaan BBM yang dapat merugikan masyarakat dan negara.

Baca Juga :  KPK Bidik Kasus Korupsi Dana Bansos NTT

“Penanganan kasus ini merupakan bentuk komitmen Ditpolairud Polda NTT dalam menindak dugaan penyalahgunaan BBM subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak. Saat ini proses penyidikan masih terus berjalan,” ujar Kombes Pol. Irwan Deffi Nasution.

Dalam operasi tersebut, petugas turut mengamankan nahkoda kapal berinisial S (31), warga Kecamatan Macang Pacar, Manggarai Barat. Selain itu, sejumlah barang bukti juga diamankan, di antaranya satu unit kapal phinisi KM Pasole GT 39, dokumen kapal, serta sembilan jerigen BBM dengan kapasitas sekitar 30 liter per jerigen.

Baca Juga :  Direktur Polairud Polda NTT Tegaskan Keamanan Pelabuhan Tak Bisa Ditawar

Dari total barang bukti, tiga jerigen diketahui berisi kurang lebih 100 liter solar subsidi, sementara enam jerigen lainnya berisi BBM jenis Pertamina Dex sekitar 200 liter. Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan asal-usul seluruh BBM tersebut, termasuk kemungkinan adanya campuran BBM industri dan subsidi.

“Tim masih melakukan penelusuran lebih lanjut terkait sumber BBM yang digunakan kapal tersebut. Kami akan mendalami apakah seluruhnya berasal dari subsidi atau terdapat BBM industri,” jelasnya.

  • Bagikan