Suara tangisan ini membangunkan tetangga mereka di sekitar rumah. Salah satu tetangga rumah mereka, Ananias Taopan ketika mendengar suara tangisan itu langsung datang ke rumah korban.
“Ananias melihat korban terbaring di atas tempat tidur dalam kondisi berlumuran darah, sedangkan pelaku duduk disamping korban sambil menangis menyesali perbuatannya,”imbuhnya.
Dikatakan Kapolsek bahwa melihat peristiwa berdarah itu, Ananias kemudian segera memberitahukan kejadian tersebut ke keluarga korban dan tetangga sekitar serta aparat desa setempat.
Iptu Ketut menyebutkan berdasarkan hasil Visum Et Repertum (VET) dari dokter Briyan Simanjuntak di Puskesmas Kapan, Mollo Utara menyimpulkan kalau korban meninggal dunia akibat pendarahan yang disertai putusnya pembuluh darah pada bagian leher.
“Sejumlah luka bacok juga ditemukan pada bagian leher, kepala, tangan, punggung, dan lutut kaki kanan korban.”bebernya.
Selanjutnya jasad korban sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan secara adat sedangkan pelaku dan barang bukti langsung dibawa ke Mapolres TTS untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.
“Kasus tersebut langsung ditangani oleh Satreskrim Polres TTS” ungkapnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











