ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Polairud Polda NTT Perkuat Pengawasan Laut NTT Secara Modern, Kolaboratif Dan Berbasis Teknologi

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

KUPANG, fokusnusatenggara.com — Keamanan laut Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menjadi sorotan utama. Dengan garis perairan yang luas, jalur perdagangan yang aktif, dan tingginya mobilitas masyarakat, Polda NTT melalui Direktorat Polairud NTT terus memperkuat sistem patroli laut berbasis sinergi modern dan pengawasan berintegritas.

Langkah ini menjadi respons cepat terhadap dinamika keamanan maritim, termasuk meningkatnya aktivitas pelayaran, kerawanan tindak pidana di laut, hingga perkembangan ekonomi dan pariwisata yang makin bergeliat di kawasan pesisir.

Kabag Binops Ditpolairud Polda NTT, AKBP Gede Putra Yase, menegaskan bahwa paradigma pengamanan laut kini telah berubah.

Baca Juga :  Bakar Isteri Hingga Meninggal Gabriel Sengkoen Diancam Hukuman Penjara Minimal 10 Tahun

“Pengamanan hari ini bukan hanya soal respon cepat ketika ada kejadian, tetapi memastikan kejadian itu dapat dicegah,” ujarnya pada Rabu (26/11/2025).

Ia menyebut, patroli laut modern menuntut kolaborasi lintas sektor: operasi terpadu, patroli gabungan, penguatan pos-pos di wilayah rawan, hingga komunikasi berkelanjutan antarinstansi.

Menurutnya, pendekatan prediktif policing dan pelibatan masyarakat menjadi kunci.

Baca Juga :  Sidang Kasus Bank NTT, Kuasa Hukum Uun Bria Pertanyakan Aliran Dana Rp 3,5 Miliar ke BPR Krista Jaya yang Tidak Disita

“Masyarakat harus merasakan negara hadir, bukan hanya melalui penegakan hukum, tetapi melalui rasa aman,” tambahnya.

Direktur Polairud Polda NTT, Kombes Pol Irwan Deffi Nasution menjelaskan bahwa laut NTT memiliki fungsi strategis: jalur migrasi biota laut, ruang ekonomi, hingga tujuan wisata.

“Kehadiran kami bukan hanya untuk menindak pelanggaran, tetapi memastikan aktivitas masyarakat berlangsung aman, tertib, dan berkelanjutan,” tegasnya.

  • Bagikan