“Dalam kasus ini, penyidik Tipidsus Kejati NTT telah mengantongi sejumlah nama yang berpotensi untuk dijadikan sebagai tersangka. Bahkan, penyidik Tipidsus juga telah memeriksa oknum yang diduga sebagai broker dalam perkara tersebut,” tegas Kasi Dik Kejati NTT, Mourest Aryanto Kolobani, Minggu 27 April 2025 seperti dilansir okenusra.com.
Selain itu, lanjut Kasi Dik Kejati NTT, penyidik Tipidsus Kejati NTT telah memeriksa Nyoman Anie Puspitasari perwakilan dari PT NAM (Narada Aset Manajemen) yang diduga kuat menerima aliran dana dari investasi PT Jamkrida NTT.
Ditambahkan Kasi Dik Kejati NTT, untuk pihak PT Jamkrida NTT, penyidik Tipidsus Kejati NTT telah memeriksa Kepala Divisi Umum dan Keuangan PT Jamkrida NTT, Quirinus Maria Kleden dan Komisaris Utama PT NAM, Made Ade Wibawa.
Disebutkan Kasi Dik, dalam kasus ini penyidik Tipidsus Kejati NTT telah memeriksa Direktur Operasional PT Jamkrida NTT, Octaviana Ferdiana Mae dan Direktur Utama PT Jamkrida NTT, Imbrahim Imang, mantan Kabag Kelembagaan Biro Ekonomi Setda NTT, Carolina Ondok, mantan Sekda NTT, Fransiskus Salem, mantan Kaban Keuangan Setda NTT, Hali Lanan Elias, Pelaksana Sub Divisi Umum PT Jamkrida NTT, Rahmawati Arkiang, dan Kezia Cahaya Rozali selaku Kepala SPI PT Jamkrida NTT.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











