ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Rutan Ruteng Rusak Berat, Kanwil Ditjens NTT Rencana Pindahkan 171 WBP ke Bajawa

Avatar photo
Editor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
Decky
Kakanwil Ditjenpas Decky Nurmansyah, sesuai rencana 171 WBP akan dipindahkan ke Rutan Bajawa ( Anton )

“Kami tidak mau mereka yang sedang menjalani pembinaan mengalami kekhawatiran atas gempa,” ujarnya.

Namun, relokasi 171 WBP tersebut belum dapat dilakukan serta-merta. Kanwil Ditjenpas NTT masih menunggu kepastian kondisi dan kelayakan jalur Ruteng-Bajawa. Selain itu, kapasitas Rutan Bajawa juga harus diperhitungkan agar pemindahan tidak menimbulkan persoalan baru berupa kelebihan kapasitas.

“Jumlah warga binaan di Rutan Ruteng tercatat sebanyak 171 orang. Namun, pemindahan ini perlu perhitungan karena dikhawatirkan Rutan Bajawa bisa mengalami over kapasitas,” ungkap Decky.

Baca Juga :  Tujuh Pelaku Penganiayaan Fajar, Warga Pupu'i Diciduk Tim Buser Satreskrim Polres Ende

Di tengah rencana relokasi tersebut, Kanwil Ditjenpas NTT juga menyiapkan langkah pemulihan Rutan Ruteng. Menurut Decky, pihaknya telah mendapat informasi dari pimpinan di Jakarta mengenai dukungan anggaran tanggap darurat untuk mempercepat pemulihan bangunan yang rusak.

“Mudah-mudahan renovasi bisa secepatnya agar dibangun, karena Bajawa juga bisa over kapasitas jika kita kirim 171 orang ke situ,” katanya.

Baca Juga :  Waduh, Aldo Mahasiswa Asal Wewewa Utara ini Sekap dan Perkosa Bunga Didalam Asrama Mahasiswa Milik Pemda SBD

Decky memastikan, meskipun sejumlah bangunan mengalami kerusakan, kondisi warga binaan tetap dipantau. Tidak ada korban jiwa dari empat UPT Pemasyarakatan yang terdampak gempa, meski beberapa warga binaan mengalami luka ringan akibat tertimpa puing bangunan. “Puji Tuhan, alhamdulillah, tidak ada korban jiwa di empat itu. Namun memang ada sedikit yang mengalami luka-luka akibat runtuhan puing-puing bangunan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebutuhan dasar warga binaan, termasuk pasokan makanan, hingga kini masih berjalan lancar. Kanwil Ditjenpas NTT terus melakukan pemantauan sembari menyiapkan skenario terbaik, termasuk relokasi sementara ke Bajawa apabila akses jalan memungkinkan dan kapasitas Rutan Bajawa dapat mendukung.

Baca Juga :  Ayah di NTT Rudapaksa Anaknya  Selama Enam Bulan, Ancam Bunuh Kalau Buka Aib Ini

Dengan kerusakan lebih dari separuh bangunan, renovasi Rutan Ruteng menjadi kebutuhan mendesak. Relokasi 171 WBP ke Bajawa menjadi opsi sementara agar proses pembinaan tetap berlangsung dalam kondisi yang lebih aman hingga Rutan Ruteng selesai dipulihkan.

  • Bagikan