Pemindahan napi, pencuri ternak kawakan di Sumba ini diapresiasi Bupati Sumba Tengah Paul Kira Limu. Kebijakan Gubernur Viktor ini sedikitnya telah berdampak pada amannya ternak milik warga di Sumba Tengah. Masyarakat sudah bisa tidur tenang karena tidak khawatir lagi ternak kami dicuri orang
“Saya apresiasi kebijakan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat terhadap pemindahan tida narapidana pencuri ternak. Dampaknya cukup bagus karena masyarakat pemilik ternak sudah bisa tidur malam dengan tenang. Tidak berjaga –jaga sampai pagi hari. Dengan pemindahan tiga narapidana pencuri ternak kawakan ini ke Cilacap, minimal membuat kaki tangan mereka di lapangan menjadi jera juga,” kata Paul Kira Limu.
Untuk diketahui Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat dalam beberapa kali pertemuan bersama dengan Bupati/Walikota se-NTT maupun kunjungan kerja sedaratan Sumba, selalu menegaskan akan menindak tegas para pencuri ternak agar ada efek jera.
Salah satu langkah pemberian efek jera bagi pencuri ternak di Sumba, mereka harus diberikan hukuman maksimal agar bisa mendapatkan pembinaan yang cukup di Lapas. “Saya sudah bicara juga dengan Pak Kajati agar khusus untuk kasus pencurian ternak dikasih hukuman maksimal, supaya kita kirim mereka ke LP Nusakambangan Cilacap atau ke penjara di Sumatera. Biar tidak ada keluarga yang jenguk dan setelah pulang mereka bisa bertobat,” tegasnya. (*/gatra.com)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











