ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Gelar Operasi Pekat, Polda NTT Terjunkan 878 personil Tumas Premanisme

Avatar photo
Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

KUPANG, fokusnusatenggara.com  — Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) secara resmi meluncurkan Operasi Kepolisian Terhadap Aksi Premanisme yang berlangsung mulai 15 hingga 29 Mei 2025.Operasi ini  sebagai bentuk respons tegas terhadap maraknya aksi premanisme yang meresahkan masyarakat.

Dalam konferensi pers yang digelar hari ini, Kabid Humas Polda NTT Kombes Henry Novika Chandra menegaskan bahwa aksi premanisme bukan sekadar pelanggaran hukum biasa, melainkan ancaman nyata terhadap keamanan, ketertiban, serta kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Premanisme adalah perilaku atau tindakan sewenang-wenang oleh individu atau kelompok dengan menggunakan kekerasan, intimidasi atau ancaman demi keuntungan pribadi maupun kelompok, yang jelas melanggar norma hukum dan sosial yang berlaku di NTT,” ujar Kombes Henry Novika Chandra.

Baca Juga :  RHA Mantan Pegawai Bank di NTT Tipu Warga Rp 2 Miliar Modusnya Investasi Bodong Get Reward

Polda NTT menyatakan, aksi premanisme kini menjadi salah satu prioritas penanganan Kamtibmas nasional, sejalan dengan perintah Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subianto, yakni:

* Penegakkan hukum yang tegas,

* Pemberantasan kriminalitas yang meresahkan masyarakat, dan

* Meningkatkan keamanan dalam negeri serta perlindungan terhadap rakyat kecil.

Menyikapi arahan Presiden, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, M.Si juga memerintahkan seluruh jajaran kepolisian melalui Surat Telegram Nomor: STR/1081/IV/OPS.1.3./2025 untuk menindak tegas segala bentuk tindakan premanisme. Operasi dilakukan melalui pendekatan deteksi dini intelijen, pre-emtif, preventif, dan represif.

Baca Juga :  Kapolda  Apresiasi Peran Ganda Aipda Bernadus, Polisi Sekaligus Pendidik Generasi Muda

“Tidak ada ruang untuk aksi premanisme di negara hukum Indonesia. Polri hadir untuk melindungi seluruh rakyat, termasuk masyarakat NTT,” tegas Kabid Humas menirukan arahan Kapolri.

Hasil Awal Operasi: Puluhan Preman Ditindak, Narkoba Turut Diungkap

Operasi yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah hukum Polda NTT ini melibatkan 878 personel, terdiri dari 152 personel dari Polda dan 726 personel dari jajaran Polres.

Baca Juga :  Ketua DPD Partai Hanura NTT Refafi Gah Tegaskan : PAW Mokris Lay Bisa Saja Sebelum Putusan Inkrah

Beberapa kasus menonjol yang berhasil diungkap dalam hari-hari awal operasi antara lain:

Polresta Kupang Kotaberhasil mengamankan 5 orang pelaku premanismeyang meresahkan masyarakat.

Polres Flores Timur menangkap seorang pengedar narkoba, yang juga terindikasi memiliki kaitan dengan jaringan premanisme.

  • Bagikan