Menurut keterangan tersebut, korban dan rekannya menggunakan perahu sampan dan memancing sekitar 100 hingga 200 meter dari bibir pantai Desa Serinuho. Aktivitas memancing berlangsung seperti biasa hingga menjelang tengah malam.
“Sekitar pukul 23.30 WITA, korban sempat berpamitan kepada rekannya untuk pulang lebih dulu,” lanjutnya. Namun saat itu, rekannya melihat lampu senter korban sudah tidak menyala, meski tidak menimbulkan kecurigaan.
Diduga, dalam perjalanan pulang, perahu sampan yang digunakan korban terbalik hingga menyebabkan korban tenggelam. Rekan korban tidak mengetahui kejadian tersebut hingga keesokan harinya.
“Jenazah korban ditemukan warga yang sedang memancing pada Jumat pagi dalam kondisi mengambang. Warga kemudian melaporkan ke kepala desa dan kami langsung melakukan evakuasi,” tutup personel Polairud tersebut
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










