ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Demo Anarkis Seroja , Pintu Ruang Bupati Kupang Didobrak Paksa Massa  

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

KUPANG, fokusnusatenggara.com —  Situasi mencekam terjadi di Kantor Bupati Kupang pada Senin (24/11/2025) siang ketika puluhan massa aksi Seroja yang dipimpin Ketua LP2TRI, Hendrikus Djawa, mendobrak paksa pintu ruang kerja Bupati Kupang, Yosef Lede. Kericuhan pecah saat massa mempertanyakan kejelasan penyaluran bantuan stimulan Seroja yang tak kunjung tuntas sejak bencana melanda pada 2021 lalu.

Baca Juga :  Kasus Hilangnya 10 Pucuk Senjata di Polda NTT, Satu Oknum Polisi Ditangkap

Aksi yang awalnya berlangsung tertib itu berubah menjadi anarkis setelah massa mengetahui bahwa Bupati Kupang tidak berada di ruangannya. Mereka menuntut penjelasan langsung dari bupati terkait proses pencairan dan kendala bantuan Seroja yang tiga tahun terakhir dinilai mandek.

Aksi Berubah Anarkis

Setelah Mengetahui Bupati Tak Berada di Kantor Setibanya di lantai 2 kantor bupati, perwakilan massa mulai menyampaikan aspirasi terkait transparansi dan progres pencairan dana bantuan stimulan. Namun ketegangan meningkat saat mereka mengetahui papan informasi masih menunjukkan status “Bupati berada di ruangan”, sementara faktanya Yosef Lede sedang melaksanakan kegiatan di Desa Manusak dan dilanjutkan menghadiri pembukaan sidang di DPRD Kabupaten Kupang.

Baca Juga :  Sarah Lery Mboeik Minta Polisi  Harus Hentikan Laporan Denny Frans Terhadap Maksi Tahoni

Kekecewaan itu memuncak usai Hendrikus Djawa berorasi di ruang rapat. Massa kemudian bergerak mendekati ruang kerja Bupati Kupang dan mendesak aparat untuk membuka pintu.

Karena tidak mendapat respons, massa kemudian mendobrak paksa pintu ruangan hingga kusen pintu mengalami kerusakan. Staf Bupati Ketakutan: “Kami Mengunci Pintu dan Lari” Salah satu staf kesekretariatan Bupati Kupang yang berada di lokasi mengaku trauma dan ketakutan akibat kejadian tersebut.

  • Bagikan