“Bagi kami, PLN tidak hanya bertugas menghadirkan listrik yang andal, tetapi juga merawat hubungan emosional dan komunikasi yang erat dengan masyarakat serta mitra kerja,” ujar Eko.
Eko mengatakan HPN menjadi momentum bagi PLN untuk kembali mengingat bahwa pelanggan harus menjadi bagian utama dalam setiap upaya peningkatan pelayanan.
“Momentum Hari Pelanggan Nasional ini mengingatkan kami untuk senantiasa mendengar, memahami, dan memberikan solusi kelistrikan terbaik,” katanya.
Ia menambahkan, komunikasi langsung dengan pelanggan juga menjadi salah satu cara PLN melakukan evaluasi terhadap pelayanan yang telah diberikan. Masukan dari pelanggan dapat menjadi bahan pembenahan agar kualitas layanan semakin sesuai dengan kebutuhan.
“Kolaborasi yang harmonis adalah kunci. Dengan komunikasi yang terjalin erat, kami dapat terus melakukan pembenahan dan menghadirkan pengalaman pelayanan (customer experience) yang jauh lebih baik,” tambahnya.
Sinergi PLN dan BI menjadi penting karena keandalan listrik ikut menopang aktivitas lembaga dan roda perekonomian di daerah. Ketika kebutuhan listrik terlayani dengan baik, berbagai aktivitas pelayanan, bisnis, dan ekonomi dapat berjalan lebih optimal.
Melalui HPN 2026, PLN UIW NTT ingin menunjukkan bahwa pelayanan pelanggan bukan hanya soal hadir ketika terjadi gangguan. Lebih dari itu, PLN berupaya jemput bola, membuka ruang komunikasi, menerima masukan, dan membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan serta mitra strategis di NTT
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











