“Di mana kami harus hadir di tengah-tengah masyarakat membantu supaya pupuk, bibit, alat pertanian sehingga masyarakat bisa mengakses,” jelasnya.
Langkah pertama yang disiapkan Fernando adalah membawa pengurus HKTI keluar dari ruang rapat. Mereka akan melakukan roadshow ke 22 kabupaten/kota untuk melihat langsung kondisi petani sekaligus mendengar persoalan dari sumbernya.
“Kita akan keliling, kita akan roadshow ke 22 kabupaten, kota,” terangnya.
Perhatian serius juga diarahkan kepada petani di Flores yang terdampak gempa. Fernando melihat bencana tersebut bukan hanya menghancurkan rumah, tetapi juga memukul sumber penghidupan masyarakat karena sejumlah infrastruktur pertanian ikut rusak.
“Mereka bukan saja kehilangan rumah, tetapi saudara-saudara kita sebagai petani ada juga irigasi yang rusak. Mereka tidak bisa kembali ke sawah. Hari ini mereka kehilangan sumber mata pencaharian,” ungkapnya.
HKTI NTT, lanjut Fernando, akan turun ke wilayah terdampak untuk mengadvokasi kebutuhan petani dan mendorong pemerintah mempercepat bantuan pemulihan.
“Kami juga akan hadir ke situ membantu mengadvokasi dan ikut menyuarakan kepada pemerintah sehingga bantuan-bantuan kepada masyarakat petani kita bisa segera mereka dapatkan,” jelas Fernando
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











