ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Sabu Raijua Bertemu Gubernur, Tarif Jenasah Kupang Sabu Jadi Rp5 Juta

Avatar photo
Reporter : DICKY TAUNAISEditor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

KUPANG, fokusnusatenggara.com— Polemik tariff pengiriman jenasah dari Kupang ke Sabu Rp 10 Juta selama ini akhirnya turun menjadi Rp 5Juta. Ini setelah Bupati Sabu Raijua (Sarai), Krisman Riwu Kore dan Gubernur NTT, Melki Laka Lena dengan pemilik Kapal Cantika Express (PT. Pelayaran Dharma Indah, red) ‘berbuah manis.’

“ Sy tadi ketemu dg Pak Gub utk diskusi pembangunan Sabu Raijua..Salah satu isu masalah tarif angkutan jenasah KM Cantika. Dan tadi sy dan Pak Gub komunikasi langsung dg owner Cantika via tlp, sudah ada kebijakan dari owner utk tarifnya diturunkan spt semula Rp5jt,” tulis Bupati Krisman dalam whatssApp/WA, Selasa 8 April 2025.

Bupati Sabu Raijua, Krisman Riwu Kore, sebelumnya sempat mengkritik keras penetapan tarif jasa angkut jenazah sebesar Rp10 juta untuk rute Kupang-Sabu dan Sabu-Kupang yang diberlakukan oleh PT Pelayaran Dharma Indah. Beliau menilai tarif tersebut tidak rasional dan sangat memberatkan masyarakat.​

Baca Juga :  NTT Tuan Rumah Indonesia Pacific Cultural Synergy, Hadir 17 Negara

Dalam pernyataannya pada Jumat, 4 April 2025, Bupati Krisman membandingkan bahwa pengiriman mobil pada rute yang sama hanya dikenakan biaya sekitar Rp2 juta.

“Mobil saja kirim ke Sabu tarifnya hanya Rp2 juta. Peti mati volumenya tidak sebesar mobil,” ujarnya. Beliau juga menyoroti bahwa pengiriman jenazah menggunakan pesawat dari Bali ke Kupang, yang jaraknya lebih jauh, hanya memerlukan biaya sekitar Rp7 juta hingga Rp8 juta. “Itu pesawat, Pak, dan jaraknya juga jauh,” tambahnya. ​

Baca Juga :  Bank NTT Gelar Expo 2020

Menanggapi keluhan tersebut, dirinya berkoordinasi dengan Gubernur NTT, Melki Laka Lena, serta Dinas Perhubungan Provinsi NTT. Mereka juga telah menyurati PT Pelayaran Dharma Indah untuk meninjau kembali tarif tersebut.

  • Bagikan