KUPANG, fokusnusatenggara.com — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, mengecek langsung dua kapal milik Pemerintah Provinsi NTT yang terdampar di pesisir Pantai Alak, Kota Kupang pada Rabu (4/3/2026).
Kedatangan Wagub Johni untuk memastikan kondisi dua aset daerah tersebut setelah dilaporkan hanyut akibat cuaca ekstrem. Kedua kapal sebelumnya diparkir atau disandarkan di wilayah Hansisi. Namun, akibat angin kencang dan arus laut yang sangat kuat pada malam sebelumnya, jangkar kapal dilaporkan putus hingga kapal terbawa arus dan kandas di Pantai Alak.
“Ya, kami siang ini datang ke sini untuk melihat kondisi dua kapal milik Pemerintah Provinsi NTT yang terdampar di Pantai Alak ini. Jadi, dia sebetulnya diparkir di Hansisi, tetapi karena kemarin itu angin kencang, arusnya kuat sekali, sehingga jangkarnya pun putus dibawa arus sampai ke sini,” ungkap Johni kepada wartawan.
Ia menyebut, beruntung kedua kapal tersebut terbawa arus ke arah pantai. Jika terseret lebih jauh ke perairan lepas menuju Samudra Hindia, kemungkinan besar kapal akan hilang dan sulit dilacak.
“Beruntung kapal ini terbawa arus ke arah pantai. Jika terbawa ke Samudra Hindia, kita akan kehilangan jejak sama sekali,” ujarnya.
Dari hasil pemantauan sementara, kondisi kedua kapal dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah. Salah satu bagian lambung kapal terlihat jebol dan berlubang akibat benturan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











