ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Mahasiswi di Kupang Tipu Karyawan BUMN Rp140 Juta, Modal ID BIN Bodong dan Janji Loloskan Anak Jadi Prajurit TNI AD

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
BIN
Mahasiswi Kupang yang juga anggota BIN gadungan ini kuras Rp140 Juta dengan Modus Loloskan Calon Prajurit TNI AD ( Ist )

KUPANG, FokusNusaTenggara.com — Bermodal kartu identitas Badan Intelijen Negara (BIN) yang diduga palsu, seorang mahasiswi berinisial ITJI (23), warga Kelurahan Bakunase, Kota Kupang, diduga menjalankan aksi penipuan dengan modus menjadi calo penerimaan prajurit TNI AD.

Aksi tersebut diduga membuat seorang karyawan BUMN, Benediktus Jose Nasu Usabatan (56), warga Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, mengalami kerugian hingga Rp140 juta.

Kasus ini mulai terbongkar setelah korban merasa ada yang janggal usai melakukan transfer uang untuk terakhir kalinya pada Sabtu, 5 September 2026. Sebelumnya, korban disebut telah mengirimkan uang kepada terlapor sebanyak 26 kali.

Baca Juga :  Perkara Perdata di Larantuka Makan Korban, Oknum Pengacara dan Juru Sita PN Jadi Tersangka

Kepala Seksi Humas Polres Kupang, Ipda Lalu Randi Hidayat, menjelaskan kasus tersebut bermula pada Selasa, 21 April 2026, ketika ITJI datang ke rumah korban bersama anak korban.

Menurut Randi, saat itu terlapor tampil meyakinkan dan membawa kartu identitas yang mengatasnamakan BIN. Dengan identitas tersebut, terlapor diduga mengaku mampu membantu menjamin anak korban lolos dalam proses seleksi SECABA TNI AD.

Baca Juga :  Hari Ini 120 Kepsek Dilaporkan Ke Polda NTT Terkait PIP

“Dengan gaya meyakinkan dan membawa kartu identitas BIN, pelaku mengaku mampu menjamin anak korban lolos dalam seleksi SECABA TNI AD,” jelas Randi.

Korban yang percaya dengan identitas dan pengakuan tersebut kemudian memenuhi permintaan awal terlapor berupa uang sebesar Rp25 juta. Namun, permintaan uang

diduga terus berlanjut selama proses seleksi.

  • Bagikan