ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

PLN Jemput Bola Edukasi Masyarakat Sumba Timur, Siapkan Lisdes 2026 yang Aman dan Transparan

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
PL
PLN Jemput Bola Edukasi Masyarakat Sumba Timur, Siapkan Lisdes 2026 yang Aman dan Transparan ( Ist )

SUMBA TIMUR, fokusnusatenggara.com  — PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sumba Timur terus memperkuat upaya menyiapkan masyarakat menjelang pelaksanaan Program Listrik Desa (Lisdes) 2026. Melalui sosialisasi di Desa Yubuwai dan Desa Tarimbang, Kabupaten Sumba Timur, Rabu (8/7), PLN memastikan warga memahami penggunaan listrik yang aman sekaligus terhindar dari praktik percaloan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN untuk menghadirkan layanan kelistrikan yang tidak hanya menjangkau masyarakat hingga pelosok, tetapi juga memberikan edukasi agar warga siap memanfaatkan listrik secara aman, benar, dan bertanggung jawab.

Dalam sosialisasi itu, PLN memberikan pemahaman mengenai bahaya listrik di lingkungan rumah tangga, cara mencegah kecelakaan akibat listrik, serta pentingnya menggunakan instalasi listrik yang sesuai standar keselamatan.

Baca Juga :  Presiden: Daging Sapi untuk Jakarta Dipasok dari NTT

Selain itu, masyarakat juga diperkenalkan dengan berbagai kanal layanan resmi PLN, termasuk aplikasi PLN Mobile, sehingga proses pengajuan pasang baru dapat dilakukan secara mudah, transparan, dan sesuai ketentuan tanpa harus menggunakan jasa calo.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT), F. Eko Sulistyono, mengatakan pembangunan infrastruktur kelistrikan harus diimbangi dengan peningkatan kesadaran masyarakat mengenai keselamatan dan pelayanan resmi PLN.

Baca Juga :  Pelindo III  Bangun Terminal Penumpang Dermaga Lorens Say

“Kami ingin memastikan setiap warga tahu cara menggunakan listrik secara benar dan aman, serta paham prosedur resmi PLN agar terhindar dari praktik yang merugikan. Ini adalah upaya kami agar Program Lisdes memberikan dampak optimal bagi kualitas hidup warga,” ujar Eko.

Menurutnya, sosialisasi ini merupakan bentuk tanggung jawab PLN dalam memastikan setiap pelanggan baru memahami hak dan kewajibannya, sehingga kehadiran listrik benar-benar memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat.

  • Bagikan