ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Program Karya Bakti TNI AD Hadirkan Jembatan Perintis untuk Masyarakat Noemuti

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan
Danrem 161/Wira Sakti Kupang Brigjen Hendro Cahyono melatakan batu pertama pembangunan jembatan gantung di Desa Kiola (Panennews.com/ Istimewa )

KUPANG, fokusnusatenggara.com  —  Komandan Korem 161/Wirasakti Kupang Brigadir Jenderal TNI Hendro Cahyono melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan jembatan gantung perintis Garuda di Desa Kiola, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur, Senin (30/3/2026).

Jembatan gantung tersebut direncanakan akan melintasi Kali Kiola dengan panjang mencapai 80 meter dan diharapkan menjadi solusi akses transportasi bagi masyarakat setempat.

Dalam kegiatan tersebut, Danrem didampingi Komandan Kodim 1618/TTU Letkol Armed Didit Prasetyo Purwanto serta jajaran Pemerintah Kecamatan Noemuti dan tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga :  Lembaga Pemangku Adat Diminta Membantu Pemerintah

Prosesi peletakan batu pertama diawali dengan video conference (vicon) yang dipimpin oleh Kasdam IX/Udayana mewakili Pangdam IX/Udayana sebagai bagian dari pelaksanaan program secara serentak di berbagai wilayah.

Dalam arahannya, Kasdam IX/Udayana menyampaikan bahwa pembangunan jembatan Garuda merupakan bagian dari program nasional pembangunan infrastruktur yang kini memasuki tahap III dan IV dengan total 376 titik pembangunan jembatan di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Tingkatkan Iman Dan Ketaqwaan Anggota Prajurit

“Secara khusus di wilayah Kodam IX/Udayana ditargetkan pembangunan 24 jembatan gantung yang tersebar di tiga Korem, yakni Korem 161 Kupang, Korem 162 Mataram, dan Korem 163 Denpasar,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari karya bakti TNI Angkatan Darat dengan tema “Negara Hadir untuk Rakyat Melalui Karya Bakti TNI AD” sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.

  • Bagikan