ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Badeoda Ancam Serahkan ke APH Penyimpangan Anggaran Pokir di DPRD Ende

Avatar photo
Reporter : DICKY TAUNAISEditor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

ENDE,fokusnusatenggara.com — Bupati Ende, Yoseph Benediktus Badeoda menduga ada penyimpangan anggaran di dalam pemberian Pokir (Pokok-Pokok Pikiran) di DPRD Ende. Hal itu berdasarkan hasil cash opname (pemeriksaan atau audit kas secara fisik) yang dilakukan Bupati dan Wakil Bupati Ende. Bahkan mengancam akan menyerahkan ke aparat penegak hukum ( APH ) jika dana ini tidak dikembalikan

Baca Juga :  Brimob Polda NTT Bantu Korban Erupsi Gunung Lewotobi Folres Timur

“Ini kejanggalan ya? Musrenbang kan di bulan Maret-April. Sedangkan mereka baru dilantik pada Bulan Agustus. Pertanyaan kita, ini dari hasil reses yang mana? Karena di Bulan Maret-April 2024, mereka belum menjadi anggota DPRD,” kritik Badeoda ke pada awak media Jumat, 11 April 2025..

Berdasarkan hasil Cash Opname jelas Badeoda , ditemukan 19 orang anggota DPRD yang baru dilantik pada Agustus 2024 lalu, juga mendapatkan anggaran dana Pokir tahun 2024.

Baca Juga :  Setiap ASN Wajib Berkontribusi Dalam Pembangunan

“ Hal ini berbahaya, karena melawan hukum. Saya tidak mau ikut- ikutan (tidak setuju, red) dengan hal tersebut. Karena itu saya sudah ingatkan OPD untuk berhati-hati ,” jelas Badeoda.

Lebih lanjut dia menyinggung terkait anggota DPRD Ende yang menantangnya untuk debat terbuka mengenai polemik POKIR di DPRD Ende.

  • Bagikan