Salah satu induatrialisasi yang ingin dilakukan Simon Petrus Kamlasi adalah industri olahan jagung untuk memenuhi permintaan kebutuhan pelet atau pakan ternak.
Purnawirawan TNI ini menyebut, industri olahan untuk pakan ternak adalah hal yang sederhana namun bisa membuka lapangan pekerjaan yang besar untuk masyarakat NTT.
“Kita bisa serap 480 ribu tenaga kerja. Itu baru sektor jagung,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Simon Petrus Kamlasi, masih banyak lagi potensi hasil pertanian dan perkebunan lainnya yang bisa diindustrialisasi.
“Di Adonara, Lembata sepanjang mata memandang kopra semua. Belum lagi kelapa setiap 400 hektar harus ada satu pabrik minyak goreng. Belum lagi kakao, vanili, kopi,” tuturnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











