ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Tekad Kuat Ratusan Petani Garam di Sabu Raijua Menangkan Paket SIAGA

Avatar photo
Reporter : AVRANDO Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

Melkianus Wila mengaku, pengembangan tambak garam di Sabu Raijua, telah memberi kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan. Biasanya kata Melki, para pencari kerja akan merantau ke daerah lain untuk bekerja.

“Kalau tidak ada pekerjaan kami akan merantau ke daerah lain seperti Sumba, Ende atau Kupang. Bahkan ada yang ke luar NTT hingga ke luar negeri. Tapi dengan adanya tambak garam yang dikelola PT. Nataga Raihawu Industri membuat orang memperoleh pekerjaan tanpa harus memiliki ijazah tertentu atau usia tertentu,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, ujar Melki, kehadiran PT. Nataga Raihawu Industri juga berdampak pada perputaran uang di Sabu Raijua dirasakan lebih lancar karena ada ratusan pekerja tambak yang sudah memiliki penghasilan.

Baca Juga :  Lapor Kasus Drum Aspal, Sahabat Nilai Lawan Politik Mulai Panik

Koordinator Tambak garam Pururede di Desa Raedewa, Jitro Adrianus Raga mengatakan sudah saatnya NTT berkontribusi dalam menekan angka impor garam dari luar negeri dengan mengembangkan tambak garam.

“Kita punya laut yang bersih. Kita punya matahari yang panas hampir delapan bulan setahun dan punya angin yang bagus untuk proses percepatan terbentuknya garam. Karena itu kami sangat berharap agar Paket SIAGA bisa membawa NTT lebih baik lewat sektor industri garam,” harapnya.

Baca Juga :  Harmoni Akan Jadikan Linko Destinasi Wisata Baru

Jitro mengatakan, saat ini pengangguran di Sabu Raijua bisa berkurang dengan adanya tambak garam. Tak hanya itu, mereka yang tidak memiliki ijasah juga bisa bekerja.

“Bahkan yang usianya diatas 45 tahun dan masih kuat, bisa kerja di tambak garam. Kami siap memenangkan Paket SIAGA di Sabu Raijua untuk kejayaan NTT,” pungkas Jitro.

  • Bagikan