“Program utamanya adalah mendirikan industri pengolahan lokal untuk hasil pertanian dan peternakan serta mendorong UMKM untuk memproduksi produk olahan seperti daging olahan, susu, dan produk berbasis jagung,” beber SPK.
Selain itu, lanjut SPK, Paket SIAGA juga akan berusaha untuk mempermudah akses pendanaan dan pelatihan teknis bagi wirausaha lokal.
Untuk sektor tersier, terang SPK, Paket SIAGA akan mengoptimalkan jasa dan pariwisata, serta perdagangan.
Pada sektor ini, menurut SPK, yang paling penting adalah membangun infrastruktur pariwisata untuk menarik wisatawan lokal maupun asing.
Selanjutnya, sangat diperlukan juga mengembangkan pasar digital untuk mempromosikan produk unggulan TTU, serta meningkatkan akses ke pendidikan dan pelatihan kerja di bidang jasa.
Jika semua itu bisa dilakukan, ungkap SPK, maka akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi TTU secara menyeluruh dan menciptakan lapangan kerja baru, sekaligus mengurangi kemiskinan di wilayah tersebut.
Pada kesempatan itu, sosok yang populer dengan julukan Jenderal Air ini memastikan bahwa jika Paket SIAGA dipercayakan rakyat NTT untuk memimpin selama 5 tahun ke depan, program pompa hidram ke wilayah-wilayah yang memiliki sumber air namun sulit untuk mengalirkannya ke permukiman akan segera ditangani.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











