INKLUSIF, Memiliki makna bahwa Pemerintah dan Masyarakat harus mampu Menggali, Menemukan dan Mengelola sekaligus Mengolah Sumber Daya Alam sebagai Sidik Jari Tuhan menjadi Sumber Penghasilan Daerah dan Lapangan Kerja Baru yang melibatkan seluruh Masyarakat secara Adil untuk mendapatkan Lapangan Kerja dalam Nuansa Merdeka Memilih tanpa Diskriminasi.
KOMPETITIF, Bermakna bahwa Daerah dan Masyarakat berjuang memiliki berbagai Komoditi sebagai Produk Unggulan yang memiliki daya saing tinggi dan mampu bersaing di pasar Lokal, Nasional bahkan Internasional demikian juga dalam berbagai aspek kehidupan, Masyarakat dan Daerah mampu Mengejar Ketertinggalan menjadi sejajar dengan daerah maju lainnya. Untuk mewujudkan Visi ini, Paket Solid telah menyusun sejumlah misi untuk dilaksanakan di Sabu Raijua lima tahun kedepan. Dalam misi tersebut, Paket Solid memprioritaskan tiga sektor utama dalam membangun Sabu Raijua yakni sektor pertanian, sektor kemaritiman dan sektor industri. Ketiga sektor ini akan digerakkan secara bersama untuk memacu pembangunan ekonomi di Kabupaten Sabu Raijua.
Sebelum Visi dan Misi ini mereka tetapkan, Paket Solid telah dan sedang berkeliling di setiap sudut pulau Sabu dan Raijua untuk memaparkan apa visi dan misi mereka kepada rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi. Mereka ingin masyarakat harus paham benar apa yang ingin dilakukan untuk Sabu Raijua oleh Paket Solid sebelum mereka menjatuhkan pilihan pada 27 November 2024 nanti di bilik suara. Paket Solid juga ingin mendengar saran dan masukan dari masyarakat sehingga visi-misi yang ditetapkan adalah visi misi Paket Solid bersama rakyat Sabu Raijua.
“Kondisi Sabu Raijua saat ini mendorong saya untuk meninggalkan kursi Ketua DPRD Kabupaten Sabu Raijua, yang mestinya saya harus sudah menjadi Ketua DPRD untuk periode 2024-2029 karena partai Golkar menang Pemilu Legislatif pada Februari 2024 lalu, tetapi karena kondisi Sabu Raijua yang begitu memperhatikan hari ini saya putuskan untuk maju bertarung menjadi Bupati bersama-sama dengan Deny Dadi Lado ,” kata Simon Dira Tome.
Keputusan jelas Simon ini tidak datang begitu saja, diputuskan tanpa mempersiapkan program dan kegiatan secara baik. kami putuskan itu kami sudah memiliki ide dan gagasan, ide dan gagasan ini kami ramu dia sehingga menjadi visi misi pembangunan Sabu Raijua 5 tahun kedepan.
Visi misi ini harus menjadi visi misi kita bersama yang nanti akan diterjemahkan menjadi program dan kegiatan untuk lima tahun masa kepemimpinan kami, jika nanti masyarakat setuju kami memimpin daerah ini. “ Karena itu, jika ada hal yang misalnya tidak menyentuh kebutuhan masyarakat, dalam visi misi ini bisa disampaikan untuk kami sempurnakan. Karena visi misi yang dilaksanakan nanti, akan bisa menjawab seluruh kebutuhan masyarakat Sabu Raijua,” kata Simon Dira.
Ada sejumlah sektor yang sudah dipersiapkan dalam visi misi unuk membangun Kabupaten Sabu Raijua 5 tahun kedepan. “ Antaranya sektor Pertanian, sektor kemaritiman, sektor Industri, Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Kebudayaan. Selain itu Kami akan bangun Bank Sampah di Liae dan Pabrik Plastik di Mehara. Semua itu akan kami paparkan secara detail nanti saat kampanye ,” ungkap Simon Dira Tome.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











