“Sebagai orang timor saya bangga dengan anak kami sendiri, Simon Petrus Kamlasi. Dia orangnya rendah hati ketimbang calon Gubernur NTT lainnya,” tegas Maria.
Maria mengaku bahwa ketika tahu bahwa SPK hendak melintas, sebagai orang timor, ia mengaku nekad menghentikan mobil yang ditumpangi agar bisa bersua dan bersalaman dengan SPK meskipun sebentar saja.
“Kami dapat info Pak Simon Petrus Kamlasi mau lewat maka kami ramai – ramai tunggu di jalan hanya untuk bersalaman saja sudah cukup. Ini orang kami, ini anak kami, le hit atoni,” ungkap Maria sambil meneteskan air mata.
“Apapun yang terjadi Simon Petrus Kamlasi (SPK) harga mati. Baru kali ini, ada anak Timor dari TTS yang maju sebagai Gubernur NTT. Jadi kami pasti dukung dan pilih,” tutup Maria.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











