ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

PJ Gubernur NTT Andriko Noto Susanto Lantik Yohanes Oktovianus Jadi Penjabat Bupati Sumba Barat Daya

Avatar photo
Reporter : AVRANDO Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

“Atas nama Pemerintah Provinsi dan Masyarakat Nusa Tenggara Timur, saya menyampaikan Profisiat dan selamat kepada Bapak Ir. Yohanes Oktavianus, MM, Penjabat Bupati Sumba Barat Daya Periode 2024-2025 dan terima kasih serta apresiasi yang tinggi kepada Bapak dr. Kornelis Kodi Mete dan Bapak Marthen Christian Taka, S.IP, Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya Periode 2019-2024 atas segala jasa dan pengabdian yang luar biasa dalam membangun Kabupaten Sumba Barat Daya selama lima tahun,” kata Pj. Gubernur.

“Saya mengajak Penjabat Bupati Sumba Barat Daya agar kiranya memaknai peristiwa hari ini sebagai sebuah amanah dan kepercayaan dari Tuhan Yang Maha Kuasa melalui Bapak Presiden RI dan Menteri Dalam Negeri. Kiranya Penjabat Bupati mampu melihat peluang, tantangan, memberikan solusi serta mengakselarasi berbagai program-program pembangunan di Kabupaten Sumba Barat Daya sampai dengan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Sumba Barat Daya periode 2024-2029,” kata Andriko.

Disamping itu, Pj. Gubernur mengajak Penjabat Bupati selalu membangun koordinasi dan komunikasi yang harmonis dengan DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya, unsur Forkopimda, para tokoh agama, tokoh masyarakat dan semua pemangku kepentingan atau stakeholders terkait lainnya di Kabupaten Sumba Barat Daya.

Baca Juga :  Menteri Pertanian RI Harapkan Kedepan Provinsi NTT Segera Swasembada Pangan

Adapun juga beberapa hal yang disampaikan kepada Pj. Bupati Sumba Barat Daya sesuai dengan arahan Presiden diantaranya terkait Persiapan Pilkada, Realisasi dan Penyerapan APBD, Penanganan Stunting dan Kemiskinan dan Pengendalian Inflasi.

“Untuk menjelang pemilihan Kepala Daerah, harus membangun koordinasi yang baik dengan Forkopimda dan pemangku kepentingan lainnya untuk menjaga situasi tetap kondusif dan damai selama proses tahapan Pilkada. Jaga independensi dan integritas terhadap semua kontestan Pilkada serta memantau dan mengendalikan netralitas ASN,” pinta beliau.

Baca Juga :  Gerindra Dan PAN Siap Deklarasi Eston Foenay – Cris Rotok Menuju Pilgub NTT

“Saya meminta agar Penjabat Bupati memperhatikan secara serius peningkatan realisasi APBD Kabupaten Sumba Barat Daya Tahun 2024 dengan melakukan konsolidasi tim kerja lingkup Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya. Saat ini kita sudah memasuki akhir dari triwulan ketiga dalam siklus perencanaan dan penganggaran, realisasi anggaran diharapkan semakin meningkat serta menghindari penumpukan realisasi APBD menjelang akhir tahun anggaran. Harus dipahami bahwa peningkatan belanja Pemerintah Daerah merupakan salah satu faktor penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan menjaga daya beli masyarakat,” tegas Pj. Gubernur.

“Perlu konsolidasi tim kerja internal serta koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait untuk menekan angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem serta stunting dalam masa jabatan saudara Penjabat Bupati. Kemiskinan dan Kemiskinan ekstrem serta Stunting memiliki keterkaitan erat satu sama lain. Karena itu, dibutuhkan sinergitas pentahelix yang melibatkan perguruan tinggi; swasta, perbankan dan koperasi; komunitas lembaga keagamaan, LSM, PKK, Dharma Wanita; Pemerintah Daerah dengan berbagai program dan kegiatan dari Dinas atau Perangkat Daerah Terkait seperti Dinas Kesehatan, PUPR, Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, Dinas Peternakan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta berbagai Dinas terkait lainnya diharapkan dapat diprioritaskan pada daerah-daerah atau kantong-kantong kemiskinan dan kemiskinan ekstrem serta stunting dan juga melibatkan media massa,” jelasnya. (sipers adpim)

  • Bagikan