Bernard menegaskan, Partai Buruh harus besar di NTT, tidak boleh mati di tangan seorang Sarlina. “Banyak kader buruh di partai ini yang lebih layak dan patut memimpin Partai Buruh NTT”, kata Bernard seperti dilansir Timorline.com.
Bernard sebut, ada pengurus ExCo, buruh, pekerja dan simpatisan yang siap memimpin Partai Buruh NTT. Di antara mereka, ada yang sangat militan mengurus buruh dan partai buruh.
“Bila buruh dan pekerja bersatu, apa saja bisa dilakukan. Perubahan di mana-mana di dunia ini terjadi karena salah satunya adalah gerakan buruh. Karena itu, pengurus di semua tingkatan, pekerja dan simpatisan di manapun di NTT harus bersatu. Mari kita besarkan Partai Buruh NTT”, tandas Bernard.
Menurut Bernard, Partai Buruh harus menjadi kendaraan politik besar para buruh, pekerja dan simpatisan dalam menyampaikan aspirasi politik buruh dan pekerja yang tepat. Pun dapat memperjuangkan hak-hak kaum buruh.
Komitmen Bernard dan pengurus lain adalah Partai Buruh harus menjadi kendaraan politik besar buruh dan pekerja dalam memperjuangkan hak-hak mereka. Buruh tidak boleh mati lemas di dalam rumah besar Partai Buruh.
“Partai Buruh untuk buruh, bukan untuk diri sendiri atau kelompok tertentu. Kalo ada pengurus yang mengurus Partai Buruh dengan egonya untuk mendapat untung pribadi dan/atau kelompoknya, tidak boleh dibiarkan ada dalam Partai Buruh NTT”, demikian Bernard.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











