“ Setelah situasi dikendalikan akhirnya saya dan Agustinus Tulasi berdamai dengan bantuan Melki Laka Lena serta rekan-rekan Golkar lainnya,” tambah Heru.
Terkait video yang tersebar di media sosial, Heru Dupe menegaskan bahwa video tersebut telah diframing untuk kepentingan politik tertentu.
“ Bahkan ada yang mencoba membenturkan Golkar dengan partai lain dan menyebarkan isu politik uang. Ini sama sekali tidak benar ,” tegas Heru Dupe.
Selama Golkar NTT dipimpin oleh Melki Laka Lena lanjut Heru, tidak pernah ada bukti permintaan uang terkait Pilkada. Karena itu penyebaran informasi hoaks yang tidak sesuai fakta dapat berpotensi masuk ke ranah hukum. “Kami ingatkan untuk tidak menyebarkan isu hoaks yang tidak sesuai dengan fakta. Karena DPD Partai Golkar Provinsi NTT dapat memproses Anda sesuai aturan yang berlaku,” katanya.
Mengakhiri klarifikasinya, Heru Dupe menyampaikan bahwa pernyataan ini dibuat sebagai tanggapan atas masukan dari berbagai pihak yang menginginkan kejelasan terkait insiden tersebut. “Kami akan menjaga proses demokrasi ke depan agar berjalan dengan baik, elegan, dan damai,” tutup Heru Dupe, Tuhan memberkati kita semua.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











