SPK menegaskan, jika terpilih, dirinya bersama Andre Garu akan mengeksekusi program-program prioritas yang telah dirancang dengan baik, serta selalu SIAGA 24 jam untuk melayani masyarakat NTT.
Wakil Rektor 2 Undana, Dr. Paul G Tamelan yang mewakili Rektor Prof. Max Sanam, dalam sambutannya mengatakan bahwa melalui diskusi publik ini, civitas akademika Undana, terutama para mahasiswa, bisa mendapat gambaran mengenai visi misi dan program kerja para calon gubernur dan wakil Gubernur NTT yang akan dipilih untuk memimpin provinsi ini.
Menurut Tamelan, dengan diskusi publik ini, para mahasiswa diharapkan tidak salah dalam menentukan pilihan, siapa yang paling tepat menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur NTT lima tahun kedepan.
“Dan yang juga penting, para mahasiswa diharapkan tidak Golput saat pelaksanaan pencoblosan pada Pilkada Gubernur NTT 27 November 2024 mendatang,” tandas Tamelan.
Usai Diskusi Publik, Ribuan Mahasiswa yang hadir berebutan berfoto Dengan Simon Petrus Kamlasi. Tak hanya Mahasiswa, para dosen pung tak ketinggalan berfoto dengan SPK. Mereka secara bergantian melakukan swafoto. Bahkan beberapa kelompok mahasiswa Fisip mengajak berdiskusi dengan SPK di Pojokan Graha Undana Kupang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











