“Setelah kita data, kita akan masukan mereka ke BLK. Dari BLK kita berikan sertifikat, lalu kita tampung dan kita sebar ke sektor swasta untuk dipakai. Kalau ada yang mau membuka lapangan pekerjaan sendiri, maka kita akan berikan modal usaha, dengan kisaran 1 juta hingga 10 juta rupiah. Tujuan kita agar mereka tidak lagi nganggur dan memilih untuk kerja ke luar negeri sebagai TKI dan TKW,” jelasnya.
Menurutnya, dari total 100 ribu lapangan pekerjaan baru ini, dinilai bisa menekan angka pengangguran dan angka pencari tenaga kerja ke luar negeri. Sebab setelah diberikan sertifat, para tenaga terlatih ini akan dikumpulkan ke dalam badan usaha daerah dan disalurkan kepada pihak ketiga yang membutuhkan.
“ Kita akan tampung mereka semua, lalu kita akan menjadi agen untuk menyalurkan secara langsung ke pihak ketiga yang membutuhkan jasa mereka. Semua akan kita kelolah dibawah Badan Usaha Milik Daerah. Sehingga kita kontrol dan kita berikan pendampingan hukum, apabila kelak ada persoalan hukum yang menimpa mereka,”pungkasnya. (Tim MC Harmoni)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











