Terpisah, Nikodemus Kedu Moto mengatakan, harusnya dilakukan upacara adat, namun karena ini terjadi secara spontan sehingga dilakukan seadanya.
“Walaupun penobatan ini dilakukan secara sedeharana dan apa adanya namun tidak mengurangi maknanya,” ujar Nikodemus.
Dia menegaskan, saat ini Simon Petrus Kamlasi adalah harga diri suku Kedu Moto.
“Bapak SPK sudah menjadi saudara kami. Kami akan menjaga kehormatan keluarga dengan memenangkan beliau di Lamboya,” tegas Nikodemus.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











