“Kali ini saya dukung Pak Simon Petrus Kamlasi, makanya saya datang,” ungkapnya.
Sebagai salah satu putera terbaik yang lahir dari Tanah Timor dengan pencapaiannya sebagai Jenderal TNI, Simon Petrus Kamlasi menjadi kebanggaan luar biasa. Apalagi, kontribusi nyata yang telah dibuat bagi masyarakat.
“Pak Simon sudah bantu banyak orang,” kata Benyamin Tefa.
Cerita Benyamin Tefa yang jauh-jauh datang ke Kupang hanya untuk mengambil stiker dan baliho Paket SIAGA, membuat Direktur SIAGA Center Yusinta Ningsih Nenobahan sangat kagum.
Yusinta pun keluar dari ruangan kerjanya ketika diberi tahu staf dan langsung menyambut Benyamin Tefa. Yusinta pun kemudian menjawab permintaan Benyamin Tefa.
Baliho dan stiker Paket SIAGA diberikan, kemudian memfasilitasi Benyamin Tefa untuk kembali ke Desa Op, Kecamatan Nunkolo, TTS.
Yusinta mengakui kalau kehadiran Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu di NTT tak sekadar meninggalkan rindu di masyarakat. Masyarakat rindu kehadiran Paket SIAGA dan rindu Paket SIAGA memimpin NTT.
“Namun tak sekadar rindu, namun Paket SIAGA sudah melekat di masyarakat. Cinta masyarakat untuk untuk Paket SIAGA sudah tertanam di hati masyarakat,” ujar Yusinta.
Menurut Yusinta, cerita Benyamin Tefa memberi inspirasi baginya bahwa di tengah situasi NTT yang serba terbatas, masih ada orang tua yang dengan kerelaan dan hati yang tulus menjadi pejuang bagi sang calon pemimpin yang diidolakan.
“Ini sangat menggugah hati saya. Memberi pelajaran berharga bagi saya. Ini juga menjadi pelajaran bagi masyarakat, bahwa cinta itu bisa dibuktikan dengan kerelaan dan perjuangan yang tulus,” kata Yusinta.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











