Lebih lanjut dijelaskan, ketika pabrik pakan dibangun akan ada multiplayer effect. “Akan menyerap banyak tenaga kerja, harga pakan menjadi murah,” jelasnya.
Ketika pakan sudah murah maka banyak orang akan beternak ayam, babi dan lainnya.
Ia mengatakan pemimpin NTT mestinya sudah paham dan bisa mengerjakan hal teknis untuk menggali potensi yang dimiliki daerah ini, bukan hanya bermimpi, kemudian bangga dengan mental mengemisnya.
“Jangan hanya andalkan koneksi dan kerabat. Saya juga punya koneksi dan kerabat di pusat, tapi saya tidak andalkan itu. Kalau hanya bisa jadi tukang minta-minta maka anak TK pun bisa jadi gubernur,” tutup SPK disambut gemuruh tepuk tangan ribuan massa yang hadir.
Ketua DPW PKB NTT Aloysius Malo Ladi, dalam sambutannya mengatakan calon gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi, merupakan satu – satunya calon dari wilayah Timor.
“Namun kita tidak melihat aspek wilayah saja, tapi aspek kapasitas menjafi pertimbangan utama,” jelas Alo Malo Ladi.
“Bapak SPK meninggalkan jabatannya demi rakyat NTT. Rekam jejak beliau juga luar biasa, tidak ada satu noda hitam pun dalam kariernya sejak menjadi TNI. elektabilitasnya teruji, imbuhnya.
Alo menegaskan, Simon Petrus Kamlasi, bukanlah sosok yang baru berangan – angan tetapi telah melakukan banyak hal untuk masyarakat khususnya petani.
“Oleh karena itu, kita harus memenangkan paket SIAGA, agar program – program pro rakyat dan inovatif dapat diketjakan untuk masyarakat NTT,” tegasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











