ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pengukuhan Guru Besar IFTK Ledalero, Gubernur NTT Dorong Pererat Ruang Publik yang Rasional

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
Gubernur NTT :dorong Pererat Ruang Publik yang Rasional ( Ist)

MAUMERE, fokusnusatenggara.com  —  Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, S.Si., Apt menghadiri pengukuhan Guru Besar Filsafat Politik, Prof. Dr.  Otto Gusti Ndegong Madung di Auditorium St. Thomas Aquinas Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero Sabtu, 18 April 2026.

Gubernur dalam sambutannya menyampaikan Indonesia adalah ruang kebangsaan yang plural, ditandai oleh keberagaman suku, agama, bahasa, dan budaya.

“Dalam keragaman itu, demokrasi kita terus berada dalam proses pendewasaan. Namun kita juga menghadapi tantangan serius, ketimpangan sosial, polarisasi politik, serta kecenderungan manipulasi identitas. Dalam situasi demikian, pemikiran reflektif-filosofis menjadi sangat penting untuk menjaga arah etis kehidupan bersama,” ujarnya.

Baca Juga :  Andreas Hugo Pareira : Empat Pilar Kebangsaan Penopang Kedaulatan NKRI

Lebih lanjut Gubernur menyampaikan terkadang ada jarak yang besar antara gagasan dan realita.

“Filsafat politik sebagai kompas yang memberi arah normatif, politik praktis sebagai nahkoda yang mengemudikan kapal sejarah, dan hukum sebagai peta sekaligus aturan pelayaran yang menjembatani keduanya. Hukum menerjemahkan arah normatif ke dalam rambu-rambu konkret, sekaligus membatasi tindakan agar tetap berada dalam koridor yang dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Baca Juga : 

Gubernur mengakui terkadang dalam politik praktis kepala daerah bisa saja terjebak pragmatisme yang kadang tanpa arah.

“Melalui horizon pemikirannya, Dr. Otto Gusti Madung menempatkan demokrasi bukan sekadar mekanisme prosedural, melainkan proyek etis yang berakar pada rasionalitas publik. Ini menjadi arah akademik kami, untuk terus memperkuat ruang publik yang rasional dan inklusif,” ungkapnya.

  • Bagikan