ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Melki Laka Lena :  Pendidikan Jadi Langkah Penting Membentuk Masa Depan Bangsa

Avatar photo
Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

KUPANG, fokusnusatenggara.com  —  Gubernur NTT, Melki Laka Lena secara resmi membuka kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Tahun 2025 di Gedung Rektorat Undana, Kamis (22/5/2025).

“UTBK SNBT adalah bagian dari transformasi sistem seleksi masuk perguruan tinggi negeri yang berbasis merit dan objektivitas. pelaksanaan UTBK telah menggunakan sistem berbasis komputer yang menuntut kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia, sehingga saya mengapresiasi upaya Undana dalam menyediakan fasilitas dan melaksanakan koordinasi intensif untuk menjamin kelancaran pelaksanaan ujian,” kata Melki Laka Lena

Gubernur Melki menekankan, pelaksanaan yang baik bukanlah tujuan akhir, karena evaluasi ini menjadi elemen penting dalam siklus peningkatan mutu layanan pendidikan.

Baca Juga :  Sebanyak 184 Siswa Lulusan Unhan Ikuti Pendidikan Perwira Karir di Akmil

“Momentum evaluasi ini harus digunakan untuk memperkuat sinergi, mendorong penguatan mekanisme afirmasi, termasuk pemanfaatan maksimal KIP Kuliah, beasiswa daerah berbasis potensi lokal, serta pendampingan intensif bagi siswa dari latar belakang kurang mampu,” ucapnya.

Lebih lanjut Gubernur Melki mengatakan, melalui Program Quick Wins yaitu Pendampingan Siswa Menuju Pendidikan Tinggi dan Sekolah Kedinasan Unggulan, Pemprov. NTT telah memulai kegiatan pendampingan baik aspek akademik dan non-akademik, termasuk persiapan fisik, mental, serta penguatan karakter bagi siswa-siswi SMA/SMK dan akan terus kita lakukan di tahun-tahun mendatang.

Baca Juga :  Pemuda GMIT Gelar Donor Darah

“Saya barusan mendapatkan kabar bahwa anak-anak NTT yang masuk SMA Taruna Nusantara di Magelang sebanyak 23 orang dari 36 orang yang mendaftar dari kuota 38 orang yang diberikan. Kita harus tetap optimis bahwa potensi anak-anak NTT untuk lulus dan lolos dalam berbagai seleksi masuk perguruan tinggi dan sekolah kedinasan sebenarnya sangat tinggi, namun harus dipersiapkan sejak dini dan diawasi secara ketat dan berjenjang.  Selain itu, Saya akan menginstruksikan seluruh Kepala Sekolah agar wajib memetakan minat bakat dan kemampuan Siswa/i sejak kelas 10, sebagai persiapan akan masa depan Siswa/i,” jelasnya.

  • Bagikan