ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Simon Petrus Kamlasi Jenguk Korban Erupsi Gunung Lewotobi di RS WZ Johannes

Avatar photo
Reporter : AVRANDO Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

 

Alfons bersama seluruh anggota keluarga yang berjumlah lima orang saat ini berada di Kupang. Mereka sementara ini tinggal di kos di sekitar RSUD W.Z. Johannes.

Efi Ranti Irmina, menantu dari Alfons Mus Koban mengaku saat ini rumah mereka di kampung sudah hancur dan tidak bisa ditinggali lagi.

Dirinya mengaku belum tahu bagaimana kehidupan mereka usai sang ayah sembuh. “Kami tidak bisa kembali tinggal di rumah, katanya kami akan direlokasi, tapi belum tahu nanti bagaimana,” ungkap Efi.

Baca Juga :  Berbaur Langsung Dengan Para Pengungsi Erupsi Lewotobi, SPK Identifikasi Kebutuhan Dasar Mereka

Simon Petrus Kamlasi mengaku sangat prihatin dengan kondisi kepala keluarga yang terpaksa harus kehilangan kakinya dan membuat keluarga tersebut pastinya akan semakin sulit.

“Pasti tidak stabil kondisi keluarga ini. Mereka tidak punya keluarga juga di Kupang, terpaksa mereka ngekos, sangat memprihatinkan, kebun, ternak mereka tinggalkan, hanya bawa pakaian di badan,” ujarnya.

Baca Juga :  Usif Amanuban Nope Nilai SPK Punya Gaya Kepemimpinan Seperti Soekarno

Simon Petrus Kamlasi mengaku kunjungannya ini untuk memastikan bahwa korban mendapat perawatan medis yang baik serta memastikan keluarganya memiliki tempat berteduh sementara di Kupang.

“Mereka dalam keadaan yang sangat membutuhkan, semoga banyak orang yang membantu saudara-saudara kita yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi,” ujarnya

Dirinya mengatakan, bencana erupsi Gunung Lewotobi telah memberikan dirinya banyak pelajaran dan inspirasi terkait program mitigasi dan langkah penanggulangan bencana di NTT jika terpilih sebagai Gubernur.

Baca Juga :  Cawagub Andrianus Garu : SIAGA Terus Mengalir Seperti Air Yang Siap Melayani Kebutuhan Masyarakat NTT

“Bukan hanya sekedar bagaimana kita menghadapi bencana, namun juga bagaimana kita bisa menyentuh hal kebutuhan pribadi para korban bencana. Rehabilitasi harus tuntas,” pungkasnya.

  • Bagikan