Peninjauan kemudian dilanjutkan ke Pos Pemantauan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang. Pangdam menerima paparan dari petugas PVMBG terkait peningkatan status aktivitas gunung menjadi Level IV (AWAS) sejak 17 Juni 2025. Dalam kesempatan tersebut, Pangdam kembali mengingatkan pentingnya disiplin warga dalam menaati radius bahaya serta menghindari informasi tidak valid terkait kondisi gunung.
Hingga saat ini, TNI terus mengerahkan personel dan sumber daya untuk mendukung proses evakuasi, penyelamatan warga, dan pengamanan kawasan rawan. Berdasarkan data Kementerian Sosial, sebanyak 4.954 jiwa terdampak, dengan pengungsian terbesar berada di Pos Titihena. TNI bersama instansi terkait turut mengelola dapur umum, memastikan logistik terpenuhi, serta membantu pelayanan medis dasar bagi pengungsi.
Kunjungan kerja ini diakhiri dengan pertemuan bersama Forkopimda Flores Timur yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi dan sinergi antarlembaga dalam menghadapi krisis kemanusiaan yang sedang berlangsung. Dalam kesempatan itu, Pangdam IX/Udayana menegaskan komitmen bahwa TNI akan terus berada di garis depan dalam mendukung pemerintah dan masyarakat selama masa tanggap darurat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











