ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Sambut HUT Ke-80 RI, Pemprov NTT Gelar Kirab Budaya

Avatar photo
Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

“Memasuki ulang tahun kemerdekaan Indonesia ke-80 ini, tentu kita ingin menegaskan NTT sebagai provinsi terselatan di republik ini, juga memberikan kontribusi besar bukan saja pada masa lampau tapi juga masa kini,” terangnya.

Menurutnya, keberagaman budaya di NTT merupakan kekuatan istimewa yang harus dijaga, dilestarikan, dan dipromosikan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Kegiatan seperti Kirab Budaya ini bukan hanya menjadi ajang pelestarian, tetapi juga sarana promosi wisata, penggerak ekonomi kreatif, pembuka lapangan kerja, serta penguat rasa bangga masyarakat terhadap warisan leluhur.

“Kekayaan budaya kita ini luar biasa. Oleh karena itu, di perayaan Kirab Budaya ini saya ingin menegaskan bahwa Melki-Johni dan seluruh jajaran akan memastikan bahwa kebudayaan akan menjadi bagian dari Pembangunan NTT ke depan,” ujar Melki.

Baca Juga :  Gubernur NTT Tekankan ASN Jadi Teladan Taat Pajak dan Perawatan Kendaraan Dinas

Selain menjadi ajang pelestarian budaya, kegiatan Kirab Budaya ini menurut Gubernur Melki Laka Lena juga membuka peluang ekonomi kreatif, menghidupkan UMKM, dan meningkatkan kunjungan wisatawan.

“Seperti tadi sudah disampaikan, banyak rantai ekonomi yang bergerak dengan pelaksanaan Kirab Budaya hari ini. Ini bisa memberikan manfaat secara ekonomi bagi kita semua,” tambahnya.

Baca Juga :  Danrem Kupang Tinjau Lahan “ Petani Sakti  Korem 161/Wira Sakti  "Seluas 600 Hektar di Taklale

Dinda, salah satu peserta kirab budaya ini mengaku senang bisa terlibat dalam event ini. Selain bisa menampilkan keunikan pakaian adat dari daerahnya, ia juga bisa menyaksikan secara langsung kekayaan budaya NTT melalui even ini.

“Beta senang bisa ikut lagi karnaval ini, pokoknya seru. Di sini beta bisa lihat banyak pakaian adat NTT yang bagus-bagus,” jelasnya.

Adapun rute Kirab Budaya NTT ini dimulai dari Alun-alun Rumah Jabatan Gubernur, kemudian berjalan menuju arah Polda NTT dan berlanjut ke arah Kuanino dan berakhir di Gereja Katedral Kristus Raja, Kupang. Para peserta diberi kesempatan untuk menampilkan atraksi budaya di tiga titik (Rumah Jabatan Gubernur, Gereja Koinonia dan depan Kantor OJK Kupang) untuk kemudian dinilai oleh para juri.

Baca Juga :  Gubernur NTT Hadiri Malam Puncak Porseni Flobamora NTB "FLOBAMORA CULTURE FEST 2025”

Turut hadir dalam kegiatan ini, Wakil Gubernur NTT, Johanis Asadoma, Ketua DPRD Provinsi NTT, Emelia J. Nomleni, Jajaran Forkopimda NTT, para Asisten Sekda dan Staf Ahli Gubernur, Pimpinan Perangkat Daerah Provinsi NTT, Wakil Wali Kota Kupang dan jajaran serta insan pers.

  • Bagikan