ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Polres Flotim Bergerak Cepat Bantu Korban Erupsi Gunung Lewotobi

Avatar photo
Reporter : AVRANDO Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

Sejumlah rumah warga, gedung sekolah, dan bangunan milik Biara Susteran SSPS serta asrama SMA Seminari San Dominggo Hokeng turut menjadi korban dari letusan ini. Banyak anak seminari yang mengalami luka akibat lontaran material panas. Tidak hanya rumah warga, beberapa bangunan publik mengalami kerusakan akibat terjangan abu vulkanik dan petir yang menyambar.

Baca Juga :  Deputi BNPP Resmikan Mess PLBN Motaain

Menurut laporan petugas, letusan terjadi saat sebagian besar warga masih tertidur, sehingga banyak yang tidak sempat menyelamatkan diri. Lontaran batu api dan material vulkanik menghujani area sekitar gunung selama lebih dari dua jam. Hingga Senin pagi (4/11/2024), petugas gabungan masih terus melakukan evakuasi korban yang tertimpa reruntuhan bangunan.

Langkah Evakuasi dan Penanganan

Baca Juga :  Panglima TNI Transit di Bandara Eltari Kupang, Untuk Meninjau Langsung Dampak Erupsi Lewotobi Flores Timur

Upaya penyelamatan terus dilakukan oleh Polres Flotim, TNI, dan tim Tagana. Personel gabungan masih beroperasi di wilayah yang terdampak parah, termasuk membersihkan akses jalan dan memastikan para pengungsi mendapatkan bantuan yang dibutuhkan.

Evakuasi korban dilakukan dengan prioritas pada keselamatan, terutama bagi warga yang mengalami luka parah atau tertimpa reruntuhan bangunan.

Baca Juga :  Kodam Bukit Barisan Beri Hadiah Rumah Kepada Martinus Leltakaeb

“Proses evakuasi akan terus berlanjut untuk memastikan seluruh warga bisa diselamatkan dan dipindahkan ke lokasi yang lebih aman,” tambah Kombes Pol. Ariasandy.

Kehadiran dan kesiapsiagaan Polres Flotim serta tim gabungan diharapkan dapat meminimalisasi korban dan membantu warga bangkit dari bencana yang melanda.

  • Bagikan