Guna mendukung kenyamanan, dinas pun menyiapkan snack, kopi, dan teh bagi para guru yang sedang menunggu antrean. Suasana kantor dibuat hangat dan ramah.
“Dinas ini adalah rumah besar guru. Siapapun gurunya, dari sudut mana pun di NTT, harus merasa nyaman, terlayani, dan disambut hangat di sini,” tegas Ambrosius.
Kepala dinas juga menyampaikan harapan agar 2.504 guru PPPK ini dapat mendukung kebutuhan di 2.029 sekolah tingkat SMA, SMK, dan SLB se-NTT. Meski penempatan masih fokus pada sekolah negeri, namun ini jadi langkah besar untuk pemerataan pendidikan berkualitas.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











