Data mencatat sebanyak 2.384 rumah penduduk rusak dan roboh di delapan desa terdampak, yakni Nobo, Dulipali, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, Boru Kedang, Nawokotek, dan Pululera.
Fasilitas umum lain yang terdampak meliputi tiga asrama, tiga biara, tiga kapel, dua gedung koperasi, dua kantor bank, satu Koramil, dan satu Polsek. Sementara itu, 18 Taman Kanak-Kanak, satu Sekolah Dasar, tiga SMP, dan tiga SMA juga mengalami kerusakan parah.
Kapolri berharap bantuan ini dapat mempercepat proses pemulihan fasilitas Polsek dan mendukung pelayanan Polri kepada masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat Flores Timur dalam menghadapi situasi sulit ini. Bersama-sama kita bangkit,” pungkas Kapolri.
Kunjungan Kapolri ke Flores Timur ini juga merupakan bagian dari upaya Polri untuk memberikan perhatian langsung kepada para korban erupsi, termasuk meninjau posko pengungsian dan menyalurkan bantuan logistik.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











