Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pemerintah desa dan kelurahan, sekolah, perguruan tinggi, pelaku usaha, organisasi kemasyarakatan, komunitas, hingga generasi muda untuk mengambil bagian dalam gerakan pelestarian lingkungan.
“Setiap pohon yang ditanam, setiap sampah yang dibersihkan, dan setiap langkah kecil yang dilakukan hari ini akan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang,” katanya.
Selain membersihkan taman kota, DLH Flores Timur juga mengampanyekan pentingnya menjaga kebersihan sungai, pantai, dan sumber mata air, mengurangi pencemaran lingkungan, serta melindungi keanekaragaman hayati guna menjaga keberlanjutan ekosistem.
Semangat lokal “Mari Torang Sesama Bua Bae Nagi Flores Timur” turut dikedepankan sebagai ajakan kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Flores Timur yang hijau, bersih, sehat, aman, dan indah.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan makan bersama di Taman Pohon Sirih sebagai simbol kebersamaan sekaligus memperkuat budaya gotong royong di lingkungan DLH Flores Timur.
Melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, DLH Flores Timur berharap gerakan menjaga lingkungan tidak berhenti pada momentum tahunan, melainkan menjadi bagian dari budaya masyarakat dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan menjaga keberlanjutan lingkungan hidup
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











